BANK SAMPAH GUYUB RUKUN DESA KARANGASRI NGAWI TETAP PRODUKTIF DIMASA PANDEMI - Jurnal Faktual News

BANK SAMPAH GUYUB RUKUN DESA KARANGASRI NGAWI TETAP PRODUKTIF DIMASA PANDEMI

Share This





Jurnalfaktualnews.com |Ngawi, Aktifitas bekerja dari rumah (work from home/WFH) telah meningkatkan volume sampah rumah tangga. Peningkatan sampah rumah tangga, apabila dilakukan pengelolaan, dapat menjadi peluang menambah penghasilan. Pengelolaan sampah memberikan solusi kepada semua orang untuk tetap mendapatkan penghasilan di tengah lesunya aktivitas perekonomian akibat pandemi Covid-19. 


Karang taruna di Dusun Sooko Desa Karangasri Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi dibawah binaan Dinas Lingkungan Hidup berhasil membentuk Bank Sampah Guyub Rukun yang salah satu kegiatannya adalah menerima tabungan berupa sampah dari masyarakatnya. Keberadaan bank sampah ini, mampu merubah pola pikir dan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah yang sebelumnya masyarakat masih membuang sampah tanpa melakukan pemilahan dan masih membakar sampah. 



Saat ini Dusun Sooko Desa Karangasri menjadi salah satu desa yang memanfaatkan sampah untuk dilakukan daur ulang baik sampah organik maupun anorganik. Selain sampahnya disetor ke bank sampah, juga dibuat untuk mempercantik lingkungan dusun Sooko seperti membuat papan himbauan dari papan kayu yang sudah tidak terpakai, membuat pot tanaman dari botol dan kaleng bekas, sterofoam untuk tempat media pembibitan, membuat miniature kendaraan dari ban bekas dan masih banyak lagi. 


Kelompok Bank Sampah Guyub Rukun mengajak masyarakat memanfaatkan sampah organic untuk membuat pupuk kompos menggunakan komposter atau membuat lubang/ joglangan kemudian ditutup hingga kurang lebih 2 bulan. Setiap rumah memiliki tanaman sayur-sayuran dan tanaman toga yang diberi pupuk kompos. Selain itu kelompok bank sampah Guyub Rukun juga memanfaatkan lahan kosong untuk membuat kebun organik yang berisi tanaman sayur-sayuran, tanaman toga dan bunga. Terlebih di masa pandemic saat ini, kelompok bank sampah bekerja sama dengan karang taruna yang terdiri dari anak-anak remaja usia sekolah untuk mengisi waktu pembelajaran dari rumah, mereka berinovasi dalam melakukan daur ulang sampah dengan membuat kebun organic. Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat tidak perlu membeli sayur – sayuran sehingga dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga dan sayur yang dihasilkan juga bebas dari bahan kimia. Semoga bank sampah Guyub Rukun Desa Karangasri bisa menginspirasi dan memotivasi masyarakat lain untuk turut mengelola sampah rumah tangga untuk lebih bermanfaat. Mari kelola sampah dari rumah, pilah sampah sesuai jenisnya. Salam Peduli Lingkungan.



Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)  Dwi Rahayu Puspita mangatakan " Kami dari dinas lingkungan hidup mengaharapkan dengan adanya bank sampah ini masyarakat semakin produktif berkegiatan dalam rangka  untuk melakukan pilah sampah dirumah, jadi semua sampah dari rumah tangga nanti pada akhirnya tidak akan berakhir di tpa, tetapi bermanfaat dilingkungan masyarakat masing - masing melalui bank sampah". (Adv/yn)

Tidak ada komentar:

Pages