Ngawi - Minggu, 1 Februari 2026 - Dalam rangka mempersiapkan atlet tinju di ajang PON Beladiri 2026, Pengurus Provinsi ( Pengprov ) Pertina Jatim, sudah mulai memanaskan mesinnya. Hal ini ditunjukkan dengan suksesnya gelaran seleksi atlet tinju Jatim, yang bertempat di Gedung Eka Kapti, Ngawi, pada Sabtu malam ( 31/1/2026 ).
Dalam ajang seleksi yang di ikuti 26 petinju terbaik di Jatim ini, masing-masing atlet menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam bertanding di 13 kelas. Dan dari hasil seleksi ini, KONI Jatim akan memilih 10 petinju terbaiknya, yang ke depan akan mewakili Jatim di ajang PON Beladiri II yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua KONI Jatim, Irmantara Subagyo, dalam sambutannya pada pembukaan seleksi PON Beladiri 2026 di Ngawi. Selain itu, pihaknya juga menargetkan prestasi untuk Cabor tinju di ajang tahunan tersebut.
“ dalam seleksi ini kita melibatkan 26 petinju terbaik kita, nanti dari seleksi ini kita akan memilih 10 petinju untuk kita TC dan di berangkatkan ke PON Beladiri. Dan kita targetkan di PON nanti, khususnya Cabor tinju bisa lebih berprestasi lagi,” sambutnya.
Dan dari hasil seleksi pada Sabtu malam itu, 13 atlet yang terjaring, dua diantaranya dua anggota Brimob Polda Jatim, Bripda Alexandro Tatim dan Bripda Cando Alvaro Noviano, Kedua petinju andalan Brimob Jatim ini, mampu mengalahkan lawannya.
Komandan Satuan Brimob Polda Jatim, Kombes Pol. Suryo Sudarmadi, saat di hubungi via telepon, langsung memberikan apresiasi dan menyampaikan harapannya terhadap kedua anggotanya tersebut.
“ sebagai komandan Brimob Jatim, tentunya saya bangga dengan raihan prestasi dua anggota kami itu. Saya berharap di atas lolosnya seleksi ini, dua anggota kami bisa lebih semangat lagi dalam berlatih, sehingga di PON nanti bisa memberikan prestasi dan menjadi kebanggaan bagi satuan serta masyarakat Jawa Timur,” terang Kombes Pol. Suryo Sudarmadi.
Dan dari hasil seleksi tersebut, nama 13 atlet tinju yang dinyatakan lolos sebagai berikut,
1. Alexandro Tatim dari Ngawi
2. Mahmud Bawono dari Ngawi.
3. Ade Virmansyah dari Ngawi.
4. Cando Alvaro Noviano dari Kota Blitar.
5. Syahrul Gunawan Kota Surabaya.
6. Vini Vidi dari Bondowoso.
7. Erlang dari Kota Malang.
8. Hendrikus Feka dari Kota Madiun.
9. Martin Wonghor dari Kota Malang.
10. Mendy Yikwa dari Kota Surabaya.
11. Utari dari Jombang
12. Rahmalia Dwi dari Probolinggo.
13. Sifa Pawita dari Kota Blitar. ( Esaputra ).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar