Dinas Pendidikan: Gebyar Paud Kabupaten Ngawi 2023 Bergerak Bersama Mewujudkan Transisi Paud - SD Yang Menyenangkan - Jurnal Faktual News

Dinas Pendidikan: Gebyar Paud Kabupaten Ngawi 2023 Bergerak Bersama Mewujudkan Transisi Paud - SD Yang Menyenangkan

Share This





JURNALFAKTUALNEWS.COM | Di Alun-Alun Merdeka Ngawi, Kamis (15/06/23), ribuan peserta didik Paud (Pendidikan Anak Usia Dini) dan TK (Taman Kanak-Kanak) memadati area dengan gembira yang tak terhingga. Mereka menari dan berekspresi dengan penuh semangat dalam acara yang bertajuk "Gebyar Paud 2023".


Acara dihadiri Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama Bunda Paud Kabupaten Ngawi Ana Mursyida, Kepala OPD lingkup Pemkab Ngawi, Pengawas serta guru paud se Kabupaten Ngawi.


Acara ini merupakan perayaan yang diadakan setiap tahun untuk mempromosikan pentingnya pendidikan anak usia dini dan memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk menunjukkan bakat dan keterampilan mereka. Tahun ini, acara Gebyar Paud menjadi daya tarik utama bagi warga Ngawi dan sekitarnya, dengan jumlah peserta yang lebih besar dari sebelumnya.



Disampaikan Ony Anwar Harsono mendasar arahan Menteri Kemendikbud Ristek, Nadiem Makarim bahwa jenjang Paud adalah waktu dimana meletakan pondasi dalam membentuk anak yang berkarakter dan berbudi pekerti luhur, “Kita patut mengerti strategi bagaimana mendidik karakter kepada anak ini dengan menyenangkan, bermain dan bergembira lewat bapak ibu guru kita meletakan pondasi karakter budi pekerti yang luhur dan secara terarah dan konsisten kita bangun komunikasi kedekatan emosional yang baik kepada anak sehingga anak ini kemudian mampu memiliki memori tentang kepribadian yang baik”, ujarnya.



Pada kesempatan yang sama Sumarsono Kepala Disparbud Kabupaten Ngawi menyampaikan jika jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) merupakan waktu dimana yang tepat untuk membentuk karakter anak dan mengajarkan nilai budi pekerti luhur.


“Kita harus memiliki formula yang pas bagaimana mendidik karakter anak, misalkan dengan cara bermain dan bergembira, komunikasi kedekatan emosional antara guru dan anak,” katanya.(yn)

Tidak ada komentar:

Pages