Prioritas Pembangunan Kabupaten Ngawi Tahun 2024 - Jurnal Faktual News

Prioritas Pembangunan Kabupaten Ngawi Tahun 2024

Share This

 







JURNALFAKTUALNEWS.COM | NGAWI, Pemerintah Kabupaten Ngawi telah menetapkan prioritas pembangunan tahun 2024 melalui 5 program. Program tersebut meliputi:

1. Peningkatan daya saing sumber daya manusia melalui pengembangan pendidikan vokasi dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

2. Peningkatan perekonomian daerah melalui nilai tambah pertanian.

3. Penurunan tingkat kemiskinan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

4. Pemantapan infrastruktur wilayah guna kemudahan distribusi dan peningkatan nilai tambah pertanian.

5. Pemantapan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kepuasan pelayanan publik melalui reformasi birokrasi yang optimal.


Lima poin tersebut terungkap pada persentasi Bupati Ngawi saat kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2024 di Pendopo Wedya Graha Selasa (14/3/23) dihadapan ratusan undangan.


"Ada 5 poin prioritas pembangunan tahun 2024. Salah satunya adalah peningkatan daya saing Sumber Daya Manusia melalui pengembangan pendidikan vokasi dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan," terang Ony Anwar Harsono Bupati Ngawi.


Implementasi dari poin pertama menyasar pada program sosial dalam penuntasan pemenuhan layanan dasar meliputi pendidikan dan kesehatan. Untuk mewujudkan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Ngawi menerbitkan kartu semesta berkeadilan.


Pada peningkatan perekonomian daerah melalui nilai tambah pertanian, Pemerintah Kabupaten Ngawi menetapkan 15 agenda kerja. Dari 15 agenda tersebut diantaranya meliputi pelatihan, penambahan luas lahan pertanian, pupuk organik, pembangunan infrastruktur irigasi pertanian pemanfaatan Alsintan pra panen digitalisasi pertanian.



Untuk menurunkan tingkat kemiskinan, strategi yang akan diterapkan meliputi:

1. Verifikasi dan validasi data kemiskinan setiap desa secara rutin

2. Pemberian bantuan pangan non tunai daerah

3. Pemberian bantuan beasiswa kepada mahasiswa miskin berprestasi

4. Program penerimaan bantuan iuran daerah (PBID) untuk masyarakat miskin.

5. Perbaikan rumah tidak layak huni

6. Job fair

7. Jaring aspirasi masyarakat dalam rangka intervensi kemiskinan melalui Subuh Bergerak, Sambang Desa Sambung Rasa, Berkat Warung dan Gema Parut.


Dalam pemantapan infrastruktur wilayah dan peningkatan nilai tambah pertanian, telah dilakukan delapan penetapan agenda kerja. Dua diantara 8 agenda kerja tersebut meliputi pembangunan Tembung dan pembangunan jalan usaha tani. Sisanya meliputi penerangan jalan, ruang terbuka hijau, pengelolaan lingkungan hidup, rekonstruksi Jalan Pembangunan tangki septik individual, pembangunan peningkatan dan perluasan sumber dalam.


Sedangkan program kelima akan berfokus pada pengembangan aplikasi kinerja, optimalisasi Mall Pelayanan Publik (MPP), implementasi smart city, kualitas pelayanan publik peningkatan nilai indeks reformasi birokrasi, dan peningkatan nilai laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah.(yn)

Tidak ada komentar:

Pages