Panen Tembakau Ngawi Meningkat, Luas Areal Capai 1.800 Hektare - Jurnal Faktual News

Panen Tembakau Ngawi Meningkat, Luas Areal Capai 1.800 Hektare

Share This





NGAWI — Memasuki pertengahan musim panen tembakau tahun 2026, petani tembakau di sejumlah sentra produksi Kabupaten Ngawi mulai menikmati hasil yang cukup menggembirakan. Kondisi cuaca kemarau yang panjang dinilai memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan tanaman dan kualitas hasil panen.


Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Supardi, saat berada di Desa Karangjati, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jumat (25/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua APTI Sojo, Kabid Perkebunan dan Hortikultura, Kabid Penyuluhan, serta pengurus Gapoktan Desa Karangjati.


Supardi mengatakan, kondisi tanaman tembakau pada musim tanam tahun ini secara umum cukup baik. Kemarau panjang justru menjadi kondisi yang mendukung bagi tanaman tembakau sehingga pertumbuhan tanaman lebih optimal dan produksi meningkat.

“Tahun ini kondisi tanaman tembakau cukup bagus. Kemarau yang panjang justru menjadi angin segar bagi petani karena pertumbuhan tanaman baik, sehingga produksi bisa maksimal dan produktivitas juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Supardi.


Menurutnya, peningkatan produksi tersebut juga didukung oleh bertambahnya luas areal tanaman tembakau. Pada 2025, luas areal tembakau di Kabupaten Ngawi sekitar 1.400 hektare, sedangkan tahun 2026 meningkat menjadi kurang lebih 1.800 hektare.


Dari sisi produktivitas, hasil tembakau tahun ini diperkirakan berada pada kisaran 1,7 hingga 2 ton per hektare. Kondisi tersebut semakin memberikan harapan positif bagi petani karena harga tembakau rajangan kering juga berada pada level yang cukup baik.

“Untuk pertengahan panen ini, harga tembakau rajangan kering sudah ada yang mencapai sekitar Rp50 ribu per kilogram. Panen juga masih akan berlangsung, diperkirakan masih ada tiga sampai empat kali petik lagi,” jelasnya.


Supardi menambahkan, dengan luas tanam yang meningkat, produktivitas yang cukup tinggi, serta harga jual yang relatif baik, musim panen tahun ini diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani tembakau di Kabupaten Ngawi.

“Kami berharap kondisi panen dan harga yang baik ini dapat terus memberikan manfaat bagi petani. Dengan meningkatnya produksi dan nilai jual tembakau, tentunya kami berharap kesejahteraan petani tembakau di Ngawi juga semakin meningkat,” pungkasnya.

Pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi juga terus melakukan pendampingan kepada petani agar pengelolaan tanaman, hasil produksi, hingga pemasaran tembakau dapat berjalan dengan baik dan memberikan nilai ekonomi yang optimal bagi petani.(Yn)

Tidak ada komentar:

Pages