Petani Ngawi Joko Purnomo Disebut dalam Pidato Kenegaraan Presiden, DPRD: Kebanggaan bagi Daerah - Jurnal Faktual News

Petani Ngawi Joko Purnomo Disebut dalam Pidato Kenegaraan Presiden, DPRD: Kebanggaan bagi Daerah

Share This

 



NGAWI – Suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Ngawi dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 terasa istimewa. Pasalnya, nama petani asal Kabupaten Ngawi turut disebut sebagai bagian dari sosok yang berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional.


Rapat yang digelar di ruang rapat DPRD Kabupaten Ngawi tersebut dihadiri jajaran anggota DPRD, Bupati dan Wakil Bupati Ngawi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).


Petani yang mendapat perhatian tersebut adalah Joko Purnomo, warga Desa Purwosari, Kecamatan Kwadungan. Kiprahnya di bidang pertanian dinilai menjadi gambaran nyata bagaimana ketekunan dan inovasi petani di daerah turut mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.


Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Yuwono Kartiko, yang akrab disapa King, menyampaikan apresiasi atas disebutnya nama petani Ngawi dalam pidato kenegaraan Presiden. Menurutnya, hal tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Ngawi.


“Penyebutan petani asal Ngawi dalam pidato kenegaraan tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Ini menunjukkan bahwa kerja keras dan ketekunan petani di daerah mendapat perhatian hingga tingkat nasional,” ujar Yuwono.


Ia menambahkan, posisi Ngawi sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional harus terus diperkuat. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran para petani yang selama ini konsisten meningkatkan produktivitas pertanian.


“Pencapaian ini semakin menegaskan posisi Ngawi sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional dengan produktivitas padi yang tinggi. Program ketahanan pangan harus terus diimplementasikan hingga tingkat daerah, karena petani merupakan salah satu pilar penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegasnya.


Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk terus mendukung dan mengimplementasikan program strategis nasional, khususnya yang berkaitan dengan sektor pertanian dan ketahanan pangan.


Menurut Ony, berbagai program daerah akan terus disinergikan dengan agenda Asta Cita pemerintah, termasuk upaya mewujudkan swasembada pangan sekaligus mendorong kemandirian energi.


“Kami akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Saya sangat bangga karena petani Ngawi dapat hadir dalam rapat paripurna istimewa ini dan menjadi representasi petani Indonesia,” ungkap Ony.


Ia menilai keterlibatan petani Ngawi dalam momentum kenegaraan tersebut menjadi bukti bahwa berbagai inovasi dan praktik pertanian yang dikembangkan di daerah memiliki kontribusi terhadap agenda ketahanan pangan nasional.


Salah satu langkah yang terus dikembangkan Pemerintah Kabupaten Ngawi adalah penerapan Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PRLB). Program tersebut diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan serta keberlanjutan sektor pertanian dalam jangka panjang.


Dengan dukungan pemerintah, inovasi petani, serta kolaborasi berbagai pihak, Ngawi diharapkan mampu mempertahankan perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional sekaligus menjadi contoh pengembangan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.(Yn)

Tidak ada komentar:

Pages