Ekraf Night Market Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif dan Kolaborasi Pelaku Usaha di Ngawi - Jurnal Faktual News

Ekraf Night Market Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif dan Kolaborasi Pelaku Usaha di Ngawi

Share This

 



NGAWI — Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Ekraf Night Market yang resmi digelar selama satu bulan penuh, mulai 9 Mei hingga 7 Juni 2026, di kawasan Alun-Alun Ngawi.


Gelaran ini menjadi salah satu ruang strategis bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk memperluas pasar, memperkenalkan produk unggulan lokal, sekaligus membangun ekosistem usaha yang lebih kolaboratif dan berdaya saing. Dengan memanfaatkan pusat keramaian kota sebagai lokasi kegiatan, pemerintah berharap Ekraf Night Market mampu menghadirkan aktivitas ekonomi baru yang berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat.


Tidak sekadar menghadirkan bazar malam, kegiatan ini juga dirancang sebagai wadah inkubasi usaha dan penguatan identitas daerah melalui karya-karya kreatif masyarakat Ngawi. Beragam subsektor ekonomi kreatif turut dilibatkan, mulai dari kuliner, kriya, fesyen, hingga produk kerajinan tangan yang mencerminkan potensi lokal daerah.


Konsep Kolaboratif Jadi Pembeda

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, Ekraf Night Market tahun ini mengusung konsep kolaboratif melalui sistem sharing booth atau berbagi stan antar pelaku usaha. Konsep tersebut dinilai menjadi langkah inovatif untuk menjawab keterbatasan ruang sekaligus mendorong terciptanya sinergi antarpelaku ekonomi kreatif.


Sebanyak 20 pelaku usaha terpilih dari berbagai subsektor ekonomi kreatif dikurasi untuk mengikuti kegiatan ini. Seluruh peserta kemudian difasilitasi dalam 11 tenant eksklusif yang ditempati secara bersama sesuai karakter produk dan potensi kolaborasi yang dimiliki.

Melalui pola tersebut, setiap tenant tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga ruang interaksi, pertukaran ide, hingga pengembangan strategi pemasaran bersama. Para pelaku usaha didorong untuk saling melengkapi dan membangun jejaring yang lebih luas guna memperkuat daya saing produk lokal di tengah perkembangan industri kreatif yang semakin kompetitif.


Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Agus Wibowo, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa konsep sharing booth sengaja diterapkan untuk membangun budaya kolaborasi di kalangan pelaku ekonomi kreatif Ngawi.

“Konsep ini bukan hanya solusi atas keterbatasan ruang, tetapi menjadi upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih inklusif dan solid. Kami ingin pelaku usaha tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan mampu saling mendukung, bertukar ide, memperluas jaringan pemasaran, hingga membuka peluang kolaborasi lintas subsektor,” jelasnya.


Menurutnya, sinergi antar pelaku usaha menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang kuat, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif akan lebih mudah beradaptasi terhadap perubahan pasar dan perkembangan tren konsumen.


Dorong Digitalisasi dan Penguatan Identitas Lokal

Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi malam, Ekraf Night Market juga diarahkan sebagai sarana edukasi dan penguatan kapasitas pelaku usaha. Pemerintah daerah mendorong para peserta untuk mulai mengoptimalkan strategi pemasaran digital, pengelolaan merek, hingga peningkatan kualitas pelayanan konsumen.


Langkah tersebut dinilai penting agar pelaku ekonomi kreatif di Ngawi mampu naik kelas dan bersaing di era digital. Melalui kegiatan ini, pelaku usaha diharapkan tidak hanya fokus pada penjualan langsung, tetapi juga mulai membangun identitas produk yang kuat dan berkelanjutan.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi media promosi potensi daerah kepada masyarakat luas. Produk-produk yang dipamerkan menunjukkan bahwa kreativitas pelaku usaha lokal mampu berkembang mengikuti tren modern tanpa meninggalkan ciri khas budaya dan identitas daerah.


Suasana malam di Alun-Alun Ngawi pun menjadi semakin hidup dengan hadirnya tenant kuliner, produk kreatif, hingga berbagai aktivitas hiburan yang menarik minat masyarakat. Antusiasme pengunjung setiap malam menjadi bukti bahwa sektor ekonomi kreatif memiliki daya tarik sekaligus peluang besar untuk terus dikembangkan.


Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap Ekraf Night Market dapat menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat posisi Ngawi sebagai daerah yang aktif mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Selain meningkatkan pendapatan pelaku usaha, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan ruang kreativitas baru bagi generasi muda dan mendorong tumbuhnya wirausaha kreatif di daerah.(Yuni)

Tidak ada komentar:

Pages